5 Juli 2018,
Hari dimana akupun memberanikan diri untuk mengajak seorang perempuan untuk pergi nonton dan makan berdua-an, akupun tidak percaya dia mau menerima tawaranku untuk pergi bersamaku.
aku rasa itu seperti mimpi yang berisi omong kosong, ternyata mimpi itu tidak benar dan hanyalah rasa pesimisku yang tiba-tiba saja muncul.
Percaya diri pada diriku mulai tumbuh karena aku akan pergi dengan perempuan yang sudah lama aku sukai. Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba akupun menjemputnya , disaat dia duduk dekatku aku sungguh merasa gugup karena baru pertama kali ini mengajak seorang perempuan untuk nonton bareng. setibanya disana akupun serasa seperti mati kutu dan tidak bisa berkata-kata karena gugup yang tidak karuan, menunggu waktu mulainya film akupun hanya bisa mengucapkan beberapa kalimat suapaya tidak membuat suasana menjadi bosan.
Dia pada saat itu terlihat anggun dan cantik dengan baju merahnya kerudung abu-abunya dan juga aroma parfumnya membuatku selalu ingin dekat disampingnya.
Setelah selesai nonton disaat itu juga aku memutar pikiran bagaimana agar hari ini aku bisa bersamanya cukup lama yang akhirnya aku menuju rumah makan supaya ditempat ini bisa mengenal dirinya lebih dekat , dia menanyakan tentang " mengapa kamu tiba-tiba ngajak aku nonton " dan disitu aku tidak basa basi dan langsung menjawabnya " karena aku suka sama kamu dari semester 3 ".
Diapun tidak percaya mengapa aku bisa suka dengannya , ya karena ini soal perasaan mana mungkin bisa dibohongi dan dimainkan sesuka pikiran. Aku menyukainya karena dia sangat se-pememikiran denganku dengan caranya menjawab omonganku dan bercanda ria.
Saat dimana aku mengantarnya pulang sungguh aku masih ingin dekat dengannya tetapi karena ini masih awal dan aku takut semuanya bakal tidak berjalan dengan baik.
Semenjak itu aku memberanikan diri untuk jatuh cinta lagi, semoga saja ini semua tidak hancur sampai tutup usia dan ini akan berjalan terus selamanya.
Comments
Post a Comment